gallery x’urang

22 maret 2009, trahpugeran pikenik d kaliurang

…………………………………….

Wah seneng banget ya….bisa jalan jalan ke x’urang, udaranya suegerrr….suejukkk, plus maem sarapan gudeg dan minum jahe anget, apalagi ada panganan jadah dan temennya tahu – tempe bacem sing uenakk tenan…wiss pokoe ma’nyusss nya Pak De Bondan….

Romi,

putra romo Suryo, pondok Tirto – Jogja

……………………………………

Hari Minggu 22 Maret 2009, di taman Kaliurang telah berlangsung pertemuan beberapa pendekar muda dari paguyuban trah Pugeran yang menyepakati bahwa ada keinginan untuk ‘meremajakan’ kembali paguyuban ini yang sudah lama stag hanya pada acara ‘minggu pon-an’ saja.

Niat pertemuan ini amat sederhana, yaitu untuk menjajagi apakah segelintir dari pendekar muda paguyuban ini masih sadar bahwa mereka punya trah keluarga yang harus di-uri-uri alias dilestariken supaya kacang tidak lupa siapa kulitnya.

Ternyata, lebih dari harapan sekedar menjajagi dan memohon sedikit waktu untuk mengingat sang nenek moyang, ada keinginan yang lebih besar untuk lebih menjalin kembali tali silaturahmi yang sudah mulai bodol agar diperbaiki dan dijalin kembali dengan erat.

Hal ini tentu membuat para moyang kita tersenyum lega, bahwa para putra-wayah masih sadar dan ingin selalu mengingat asal-usul mereka dari mana, agar tidak kehilangan arah, orientasi serta ikatan darah. Semoga tidak ada yang memakai jasa acara ‘termehek-mehek’ untuk mencari dari siapa darah kita mengalir.

Sebenarnya tidak mudah untuk sekedar mengadakan pertemuan trah keluarga, apalagi yang muda-muda. Bisa dimaklumi juga, karena mereka masih sibuk mikir sekolah, kuliah dan ngejar duit alias kerja. Jadi apakah pertemuan trah cuma jadi miliknya ortu2 saja? Tentu tidak, karena tali silaturahmi justru diikat sedari kita masih anak-anak.

Namun kembali pada masalah tadi memang sulit untuk mengadakan pertemuan, itulah maka harus ada acara arisan, agar menjadi alasan untuk datang. Lalu yang terjadi kemudian arisan hanya jadi urusan ibu-ibu, para bapak merasa ‘minder’ buat hadir, apalagi para anak-cucu yang kalo hari minggu sudah punya acara masing-masing. Wah makin nggak jelas jadinya mengapa pertemuan trah diadakan.

Untuk itulah maka, pertemuan di Kaliurang itu akhirnya juga ingin mengembalikan arti dari pertemuan keluarga yang sebenarnya dengan mencari solusi bagi mereka yang memang tidak bisa hadir secara fisik pada pertemuan. Dalam hal ini, digunakan teknologi komuniksi yaitu internet dengan membuat weblog yang bisa diakses dimanapun anggota keluarga Pugeran berada. So, tak ada lagi alasan untuk tidak mengikat tali persaudaraan…

rawi “wiwik” miharti,

putri ibu tami suryodrijantoro – Jogja

………………………………………………..

Wis padha kethok guyub ning photo ya..
Sarapane akeh pilihane seka bubur ayam, tahu kupat, pecel, cemilan jajanan pasar, lan liya-liyane. Monggo padha dhahar kembul ning kaliurang. Maturnuwun kagem mbak Wiwik & Mas Rinang sik nyediake seka transportasi sampai ransum kanggo piknik ning kaliurang.
Pokoke kapan maning dolan? Ojo lali ngajak nyong ya.. ^_^

Kalo bukan karena semangat, mungkin saya & mas Doni ga bakalan bisa bangun pagi di hari Minggu. Karena semalam sebelum acara, kita sekeluarga (Rahardjo Fam) ada undangan nonton musik ke Tembi sampai tengah malam. Padahal qta udah ada janjian dengan mbak Wiwik, mas Rinang & mas Totok berangkat jam 7 pagi ke kaliurang demi keakraban (silaturahmi) dengan anggota Trah Pugeran. Buat saya, hanya karena niat & semangat saja yang bisa membawa kita untuk ikut dalam pertemuan
dan menyadarkan saya adalah bagian terkecil dari sebuah keluarga besar yang bernama Trah Pugeran.

Dewi

putri ibu Minul Rahardjo, wayah Eyang Diro Mangkubumen – Jogja …………………………………………………

dewi, doni, totok, rinang

dewi, doni, totok, rinang

wiwik, dewi, totok, doni

wiwik, dewi, totok, doni

retno (putri bu yanti condongcatur)

retno (putri bu yanti condongcatur), hadir bersama suami - mas Soni

dimas, surya, romo mentheg

dimas, surya, romo mentheg

mas totok putra bu sri kranggan

mas totok putra bu sri kranggan

wiwik putri tami suryo, bu mentheg

wiwik putri tami suryo, bu mentheg

rinang, doni putra bu kis, dewi putri bu minul, totok

rinang, doni putra bu kis, dewi putri bu minul, totok

wawan putra romo tri sudiro, agung putra bu yanti

wawan putra romo tri sudiro, agung putra bu yanti

dimas surya putra romo mentheg

dimas surya putra romo mentheg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: