edisi 02

DARI REDAKSI

PENGURUS BULLETIN

romo Chunk

romo Chunk

.

Penasehat: Romo Chunk Roostamhady Suwandi

mb Nus

mb Nus

.

Pimpinan Redaksi: Mbak Nus Purnandiyah Bramantyo

romo Pung

romo Poeng

.

Anggota Redaksi 1: Romo Poeng Purwanto Sudiro

rinang

rinang

.

Anggota Redaksi 2: mas Rinang Pramito

Alamat Redaksi: Jl.Raya Cinangka No.37 Sawangan Depok 16517

Phone: 0812 9259978, 0817 4914984

Email: trahpugeran@yahoo.com , weshank_gnee@yahoo.co.id

———-

NYEKAR BERSAMA

Kami beritahukan kepada seluruh keluarga trahpugeran bahwa ada rencana nyekar bersama PATRAP ke Jogja di bulan RUWAH 2009. Jadwal dan rencana perjalanan akan diumumkan lebih lanjut oleh seksi usaha PATRAP Jabodetabek.

mangkubumen

mangkubumen

KETUA TRAHPUGERAN JABODETABEK PERIODE 2009 – 2012 TELAH TERPILIH

Dengan telah berakhirnya masa kepe-ngurusan Trah Pugeran jabodetabek periode lalu, alhamdulillah pada bulan Februari 2009 telah terbentuk pengurus baru periode 2009 s/d 2012. Pemilihannya dilakukan secara musyawarah, aklamasi dan tertib yang berlangsung pada saat pertemuan trah pada hari Minggu tanggal 8 Februari 2009 di tempat tinggal ibu Kuswanaji Jl. Semangka, Kalibata Indah, Jakarta.

Pada saat itu yg mendapat kehormatan mengemban tugas adalah sbb:

Ketua 1: Romo Chunk Roostamhady Suwandi;

Ketua 2: Romo Poeng Purwanto Soediro;

Sekretaris 1: Mas Budi Sudarto;

Sekretaris 2: Mas Wisnu Driardono;

Sekretaris 3: Mas Dhono Wibowo;

Bendahara 1: Mbak Ani Notoprojo;

Bendahara 2: Mbak Rience Katamsi;

Seksi Usaha 1: Mbak Nuk Sitangsu Hadinegoro;

Usaha 2: Mas Sentot Notoprojo;

Usaha 3: Mas Hery Katamsi;

Arisan 1: Mbak Widayatsari Kertonegoro;

Arisan 2: Mbak Ani Kuswaji; Humas dan

Pembantu Umum (Hangabehi): Mbak Nus Purnadi;

Seksi Sosial 1: Ibu Imtam Fajar;

Sosial 2: Mbak Nuniek Purnadi;

Sosial 3: Mas David Katamsi;

Dokumentasi 1: Mas Adek Notoprojo;

Dokumentasi 2: Mas Denny Pugiarto;

Ketua Redaksi Bulletin Trah Pugeran: Mbak Nus Purnadi;

Redaktur Bulletin 1: Romo Poeng Purwanto Soediro; dan

Redaktur Bulletin 2: Mas Rinang Drijantoro (merangkap Reporter di Jogja)
Kita juga tetap mengharapkan dan meminta kesediaan para sesepuh, tidak hanya yang sepuh abunya tapi juga mereka yang termasuk sepuh yuswonya untuk kita dudukkan sebagai Dewan Penasehat dan Pembina Trah Pugeran Jabobetabek. (Nus Purnandiyah)

Ojo nggetuni samubarang sing wis kebacut, lan ajo sumelang marang samubarang sing durung kelakon” (Bude Koesmardjo).

MENGENANG EYANG GPH PUGER DENGAN 30 ORANG PUTRA-PUTRINYA

Pada edisi No. 02 ini, marilah kita lanjutkan dengan mengenang Eyang Gusti Pangeran Haryo Puger sebagai leluhur dari semua anggota keluarga Trah Pugeran. Topik kali ini, akan kita perkenalkan kembali siapa saja sih para putra-putri Eyang Puger yang selanjutnya menurunkan kita semua para cucu-cucu dan cicit-cicit (canggah) ini.

Puger

GPH. Puger adalah salah seorang putra paduka Sri Sultan Hamengku Buana ke-VI dari kraton Ngayogyokarto Hadi-ningrat (Jogya), putra-putrinya  ada 30 yang dilahirkan dari 8 (delapan) ibu, (knapa?…… apakah mengherankan?……), ini tidaklah mengherankan, karena pada zaman itu belum berlaku undang-undang perkawinan dan program keluarga berencana seperti yang ada pada zaman sekarang.  Bagaimanapun, kita akan selalu syukuri kenyataan itu, karena melalui itu semua kita kini berada. Marilah….., sekarang kita urut para putra-putri G.P.H. Puger (…. – 1929)

.

A). Dari Garwo ke-1,

R.A. Adiresmi:

1. R.P. Saepur Joyopermadi

2. R.P. Rujali Joyopragola

3. R.A. Roostiyah Doyopurnamaningrum

4. R.A. Roostinah Puspohatmojo

5. R.B. Saeran Gambiranom

6. R.M. Karamal

7. R.B. Sukapjo Suryowinoto

8. R.M. Palis

9. R.M. Saerun

10. R.M. Sukapdiman

B). Dari Garwo ke-2,

Mas Ajeng Adiwati:

11. R.A. Roosdinah Kerto-nadi

C). Dari Garwo ke-3,

R.A. Adiningdyah

12. R.A. Rooskiyati Citrodiprojo

13. R.M. Supandi

14. R.M. Gurnosuwendo

D). Dari Garwo ke-4,

R.A. Adiningsih:

15. R.A. Roostijah

16. R.M. Dipomenggolo

17. K.R.T. Yusup Kusuma-ningrat

E). Dari Garwo ke-5,

R.A. Kusumaningrum:

18. R.A. Roosyayi Darmowinoto

F). Dari Garwo ke-6,

B.R.A. Puger-I:

19. R.A. Roostamtinah Suryodiningrat

20. R.M. Ibrahim Ibnu Rustam

21. K.R.T. Sayid Imran Purwonegoro

22. R.A. Roossugeng Sidik Sindudipuro

G). Dari Garwo ke-7,

B.R.A. Puger-II:

23. R.A. Roosinah Purbo-tjaroko (1894 – 1960)

24. R.Ng. Suwondo Purwo-diprojo

25. R.W. Suwandi Suryo-wimono

26. R.A. Roostirah Suryo-dirjokusumo

27. R.A. Roossimah

28. R.A. Roosjiyah Widyo-kusumo

29. R.A. Roossiyah Suwandi Harjopradoto

H). Dari Garwo ke-8,

R.A. Adipuspito:

30. K.R.T. Sudiro Sastro-kusumo (1915 – 1973)

Nah….., itulah para putra-putri Eyang Puger.

Apabila anda mempunyai data informasi, foto-foto yang terkait, sampaikan ke redaksi untuk diberitakan di BERITA Trah PUGERAN edisi-edisi terbitan yang akan datang. (Pung Sudiro) ***

SEKILAS TENTANG ROMO CHUNK ROOSTAMHADY

roostamhady

roostamhady

.

SANG KETUA PATRAP 2009 – 2012

Dalam dunia pengeboran atau explorasi minyak dan gas bumi ada istilah “on shore” dan “off shore”. On shore adalah kegiatan pengeboran yang berlokasi di daratan, sedangkan off shore berlokasi di lepas pantai. Dalam kegiatan ini keduanya memerlukan landasan kerja atau istilahnya platform atau rig. Untuk pengeboran di daratan diper-lukan platform yang bahan-nya dibuat dari kayu agar landasan kerja tidak kotor atau becek. Platform ini adalah papan kayu dijajar sedemikian rupa dan dipaku agar tidak bergeser jika dilalui crane atau trailer. Design ini yang memerlukan banyak sekali kayu dianggap tidak effisien dan sangat boros kayu karena setiap pindah lokasi pengeboran kayunya tidak bisa dipakai lagi dan kayunya cepat rusak.

Pada tahun 90an ditemukanlah suatu design platform yang baru dan jauh lebih baik dari sebelumnya dan sangat-sangat effisien. Bahannya tetap dari kayu namun didesign dengan interlooking system yaitu berbentuk modul atau palet yang saling terkait dinamakan TIQASLAB. Mudul ini sangat kuat, simple, tahan lama, mudah dibongkar pasang, dapat digunakan berkali-kali dalam lokasi pengeboran yang berbeda dan mudah dipindah-pindah dan diangkut dengan trailer. Setelah ditemukannya TIQASLAB ini selanjutnya semua platform pengeboran darat menggunakan system ini terutama diperusahaan-perusahaan drilling di Kalimantan Timur, bahkan sampai saat ini design TIQASLAB ini digunakan diseluruh dunia karena sangat mereduksi biaya operasional. Pencipta design TIQASLAB ini adalah orang Indonesia yang asli Jogja yaitu romo Chunk –  RM.Roostamhady – putra dari Suwandi Harjopradoto. Design TIQASLAB ini (diambil dari nama putrinya, Tiqa) telah dipatenkan oleh penciptanya yaitu romo Chunk. Tahun 1997 profil Roostamhady atas penciptaan TIQASLAB nya masuk dalam majalah PETROMINER.

Didunia pengeboran minyak dan gas bumi nama Roostamhady sangat dikenal dengan keahliannya sebagai senior civil engineering. Karier terakhirnya sebagai Human Capital Manager diperusahaan VICO Indonesia. Sudah dua tahun ini Roostamhady bergabung dengan perusahaan MEDCO Energy yang dikomandani Hilmy Panigoro.

Dari istrinya Fatma Alatas, romo Chunk dikaruniai dua orang anak yaitu sicantik Tiqa (masih kuliah) dan siganteng Bobby (SMA). Dikeluarga besar trah Suwandi, romo Chunk adalah putra bungsu dari Suwandi dan satu-satunya yang masih exsis. Romo Chunk lahir di Yogyakarta 1947 dan tidak sempat melihat ayahnya namun masih sempat merasakan pelukan ibunya – RA.Roosiyah – saat kanak-kanak tinggal di ndalem Mangkubumen. Selain hobby bermain golf, romo Chunk juga pandai bermain musik. Semasa SMA romo Chunk adalah ‘anak band’, piawai bermain gitar dan piano. Semasa di VICO Indonesia permainan pianonya disukai oleh teman-teman bulenya. Banyak yang ngangenin berdendang bersama romo sambil santai di dining room. Penampilannya sederhana, kalau lagi dolan atau nongkrong ngopi-ngopi diwarung roti bakar selalu pakai celana pendek. Suka traveling dan sering didaulat jadi adviser perhelatan acara nikahan atau jadi wali.  “Jadilah ZEBRA diantara yang lain”, ujar romo Chunk, tentu maknanya sangat luar biasa dalam meniti karier ataupun persaingan bisnis.

Romo Chunk (waktu kecil nama panggilannya Kuncung) sekarang tinggal di Perum Pesanggrahan Kebayoran Lama Jakarta-Selatan. Beliau adalah adik dari si polisi alm.romo Suryo Drijantoro. Saat ini romo Chunk didaulat menjadi ketua paguyuban trah pugeran (PATRAP) periode 2009 – 2012 untuk wilayah JABODETABEK. Selamat, dan semoga sukses dalam bertugas membawa PATRAP lebih eksis dan bergaung. (rinang pramito).

ROMO DIKNO MENGUNJUNGI WARGA TRAH MELALUI BULLETIN INI DAN MENGAJAK KITA SEMUA BERPARTISIPASI DALAM DUNIA MAYA

pakde Dikno

pakde Dikno

Salam sejahtera,

Paguyuban Trah Pugeran telah mempunyai blog di internet dengan nama “trahpugeran”. Saya sebagai anggota ikut bangga dan dengan ini pula saya ucapkan selamat kepada para penyelenggara. Dengan demikian maka Paguyuban Trah Pugeran telah meng-udara, telah “mendunia maya”.

Dengan adanya blog “trahpugeran” ini maka anggota trah Pugeran dapat lebih mengenal, lebih mudah berkomunikasi dan berinteraksi. Dengan demikian pula dapat “ngumpulke balung pisah”.

Perlu diketahui betapa repotnya ngurusi organisasi Paguyuban Trah. Betapa tidak?!: mulai dari menelusuri, mengumpulkan, menyusunnya sampai pada meng”update” anggota-anggotanya. Itu semuanya membutuhkan ketelitian dan ketlatenan. Dengan adanya blog “trah pugeran” itu semuanya akan lebih dipermudah.

Manusia itu pada dasarnya sama, kaya / miskin, tua / muda, priya / wanita, pandai / bodoh, bang-sawan / bukan bangsawan. Tetapi di dunia ini manusia membutuhkan identitas. Waktu lahir ia diberi nama agar tidak sama dengan anak-anak lainnya. Tiap anak yang dilahirkan harus mempunyai akta kelahiran. Dalam usia tertentu harus mempunyai Kartu Tanda Penduduk untuk membedakan domisili atau tempat tinggalnya. Ia kemudian akan membentuk kelompok, ikatan atau paguyuban (kelompok profesi, ikatan sarjana, perhimpunan mahasiswa, paguyuban trah dsb.). Manusia membutuhkan berinteraksi. Oleh karena itu di dalam masyarakat kita jumpai banyak paguyuban-paguyuban trah.

keluarga besar Sudikno Mertokusumo

keluarga besar Sudikno Mertokusumo

berdiri: vicky, antariksa, arenata, retno, emo, astungkoro, anik, caktianna, setyabudi, dida. duduk: antari, sudikno, titi sudarti, eko, didit, anindyasari, dwi & audiza

Paguyuban trah bukan untuk bersaing dengan paguyuban-paguyuban trah lainnya, bukan pula untuk mengungguli paguyuban trah lainnya, tetapi untuk mempersatukan anggota-anggotanya, untuk lebih saling mengenal, berinteraksi dan berkomunikasi serta mengenang dan menghormati leluhurnya. Yang penting sekarang bukan hanya memiliki blog saja, tetapi bagaimana memeliharanya, melestarikan dan mengembangkannya. Blog ini harus tiap kali diisi, diperbaharui dan diupdate. Kelestarian blog ini tidak hanya tergantung pada penyelenggara saja tetapi tergantung pula kepada kita semuanya. Oleh karena itu para penyelenggaranya harus tetap rajin  mengupdatenya dan selalu memperbaharui isinya. Akan tetapi terselenggaranya blog ini tidak hanya tergantung pada penyelenggara saja, tetapi kepada kita semua, anggota Paguyuban Trah Pugeran.

Oleh karena itu marilah kita lestarikan blog “trahpugeran” ini dengan sumbangan saudara berupa informasi, tulisan-tulisan, feature atau lain-lainnya. Diharapkan dari para anggota Trah Pugeran partisipasinya dengan mengisi blog ini.

Marilah kita saling mempererat hubungan kekeluargaan kita melalui blog “trahpugeran” .

Yogyakarta, 22 Maret 2009

Sudikno Mertokusumo

DIUSIA SENJA ROMO MAMIEK JUSTRU LARUT DALAM KESIBUKAN

romo Mamiek

romo Mamiek

Sejak pensiun tahun 1992 aku kembali ke habitat semula, berkumpul bersama keluarga besar Tentara Pelajar, setiap hari kerjanya Cuma kongko-kongko, ubyang-ubyung ngalor ngidul tidak jelas juntrungannya, lama-kelamaan bosan juga, dan banyak nganggurnya. Untuk membunuh kejenuhan aku berpikir keras apa yang harus kulakukan.

Secara kebetulan aku bertemu teman seperjuangan dari jogja, ia juga lagi nganggur terus mengajak masuk ke Paguyuban Wehrkreis III Jogja, yang akhirnya diterima dan kemudian aku memangku salah satu jabatan sebagai pengurus hingga kini, paguyuban tersebut mengurusi anggota-anggotanya bekas pejuang dimasa pendudukan Belanda saat clash ke II di Jogja, yang bergerak dibidang sosial antara lain mencari, mengusahakan dan menyalurkan beasiswa bagi keluarga dan keturunannya, misalnya memberi beasiswa seperti Supersemar bagi mahasiswa yang berprestasi, dan beasiswa G.N.OTA bagi pelajar SD yang tidak mampu; menyantuni para warakawuri; memberi THR Lebaran dan Natal kepada para anggotanya setiap tahun. Selain itu, paguyuban juga memberi bantuan tambahan modal usaha bagi anggotanya di daerah yang memerlukannya.

Tidak hanya aktif di paguyuban, aku juga berkecimpung di organisasi lain, yaitu Legiun Veteran, DHD Angkatan 45, Wiratama. Keluarga besar Tentara Pelajar juga mempunyai yayasan yang bergerak dibidang pendidikan dengan nama Yayasan 17, aku terlibat aktif dalam organisasi tersebut. Memang kegiatan-kegiatan itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan profesiku sebelumnya, tetapi cukup menyenangkan, mengesankan dan mengasyikkan.

Dalam Usia senja, aku tidak merasa kesepian dan kesendirian, rasanya tiada hari tanpa kesibukan, aku selalu larut dalam kegiatan-kegiatan organisasi tersebut baik dilapangan maupun dimana saja, aku merasa bahagia dan hepi-hepi dengan apa yang aku lakoni selama ini. Setiap bulan 2 kali secara rutin berkumpul dengan sesame ex tentara pelajar yang sudah sepuh-sepuh tetapi beda kesatuan, saling bernostalgia, nyanyi-nyanyi, tukar pengalaman tentang berbagai penyakit

Secara berkala 2 bulan sekali anjangsana sesama alumni dari Jepang. Berkumpul ditempat yang berbeda, ngobrol me-ngenang masa belajar saat menetap di Jepang selama 5 tahun.

Untuk menjaga kebugaran dan stamina, setiap pagi “Joging” paling tidak 1 jam seharinya, “tiada hari pagi tanpa jalan kaki” itu semboyanku. Ini anugrah Tuhan yang aku syukuri dalam masa Pensiun. (Romo Mamiek) ***

KESEHATAN

Berikut ini adalah tulisan dr. Gita Permatasari yang disampaikan oleh Mbak Wid kepada para anggota trah Pugeran, yaitu sebagai berikut:

“Mengapa harus minum air putih banyak-banyak. .?”

Well, sebenarnya jawabannya cukup “mengerikan” tetapi karena sebuah pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut bisa dijelaskan sbb:

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air. Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah : Otak dan Darah !!

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara darah memiliki Komponen air 95%. Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari.

Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok. Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari…? Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya…?
Dengan jalan “menyedot” air dari komponen tubuh sendiri. Dari otak…? Belum sampai segitunya (wihh…bayangkan otak kering gimana jadinya…), melainkan dari sumber terdekat : Darah !!

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental..   Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer. Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah), ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal. Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah.

sehat & akrab

sehat & akrab

Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak ‘ kan …? Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat…

Otak tidak lagi “encer”, dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen.

Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang makan…)
Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental… ), maka serangan stroke bisa lebih lekas datang.

Sekarang tinggal anda pilih: melakukan “investasi” dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari, atau “membayar bunga” lewat sakit ginjal atau stroke.

Anda yang pilih…

sampaikan tulisan ini kepada keluarga, sahabat dan orang-orang yang anda cintai.

dr. Gita Permatasari
Rumah Sakit Pusat Pertamina
Jl.Kyai Maja no.43 Kebayoran JakSel
0811-838409)

HIMBAUAN UNTUK SELALU HEMAT ENERGI

Kalau kita bahas mengenai penghematan energi, hal itu menjadi sangat panjang lebar, apalagi kalau kita ingat kejadian krisis energi secara global. Banyak negara-negara lain yang mengeluhkan tentang  hal ini. Kita harus menyadari jangan sampai krisis Energi menghantam kita lagi dikemudian hari. Oleh karena itu, mari kita mulai melakukan penghematan Energi dimulai dari yang sederhana, mulai sekarang dan mulai dari rumah tangga kita masing-masing.

hemat & sehat

hemat & sehat

Sekarang kita mulai dulu dari penghematan energi air. Jangan biarkan ada kran air yang bocor, meskipun hanya menetes. Buatlah resapan air atau biopori di halaman rumah supaya air mudah masuk kembali kedalam tanah. Manfaatkan air bekas membilas cuci pakaian untuk digunakan mencuci mobil/motor, mengepel rumah, membersihkan garasi dan mengosek teras rumah. Manfaatkan air bekas mencuci sa-yuran (ketika memasak makanan) atau mususi beras ataupun sisa minum teh tiap hari untuk digunakan menyiram tanaman di halaman rumah.

Mengenai penghematan listrik, antara lain adalah membiasakan untuk mematikan lampu apabila tidak dipakai, matikan lampu halaman rumah apabila matahari sudah terbit. Pilihlah intensitas lampu yang paling sesuai, jika terlalu terang akan membikin gerah, cepat lelah dan jika menggunakan ac ruangan bebannya akan menjadi lebih berat, jika terlalu redup tanpa sadar lama-lama bisa merusak indra penglihatan. Kurangi ketergantungan pada kebiasaan menggunakan ac ruangan, gantikan dengan menggunakan fentilasi ruangan yang lebih baik dan melancarkan sirkulasi udara dalam ruangan. Matikan TV, Komputer dan alat listrik lainnya jika sudah tidak digunakan.

Demikian juga halnya dengan penghematan energi komunikasi. Biasakan  bicara lewat telpon seperlunya, ringkas dan jelas materi pembicaraannya. Bagi pengguna Internet, jika tidak terlalu perlu jangan gunakan saluran telpon, lebih hemat melalui Warnet atau langganan khusus untuk penggunaan jaringan Internet. (Poeng) ***

KABAR BERITA DARI YOGYAKARTA

wahyu,dewi, bu mugi, bu tami, rendra, eyang diro, bu margono

wahyu,dewi, bu mugi, bu tami, rendra, eyang diro, bu margono

Pertemuan trahpugeran Yogyakarta

Setelah semua sudah selesai makan dan pertemuan hampir tuntas, mas Awan (Dharmawan) maju ke tengah-tengah ruangan pertemuan untuk berbicara kepada hadirin. Pertama beliau mengumumkan tentang terbitnya bulletin trah pugeran edisi 001 ini (sambil diedarkan oleh jeng Dewi Wardhani satu persatu keseluruh kel yang hadir) dan bersyukur telah ada buletin yang bagus ini yang disambut gembira oleh yang hadir. Kedua mengucapkan syukur atas kesembuhan ibu Mugi (RA. Mugiharjo, putri RA. Widyokusumo) yang baru saja di opname 3 hari dirumah sakit dan ketiga juga mengucap syukur karena hari ini ada yang berulang tahun yaitu ibu Wantin (RA. Kuswantinah, putri RW. Suwandi Suryowimono) dan romo Cuk (RM. Cuk Ibnu Ataspugiarto, putra RNg. Suwondo Purwodiprojo). Kami semua yang hadir sekitar 35 orang menyanyikan lagu selamat ulang tahun kepada beliau.

mas Cipto

mas Cipto

Hari itu, Minggu 01 Maret 2009 adalah pertemuan rutin minggu pon yang penuh dengan keakraban, ada yang sibuk menghitung uang arisan diantaranya ibu Minul, ibu Bambang, mbak Kus, mbak Teti, ada yang sedang “ngubek-ubek” barang jualan pakaian anak-anak yang dibawa jeng Retno, ada pula yang sibuk beli keripik, makanan dan macam-macam deh….yang dibawa oleh ibu Mentheg Koeswandiono, ada yang asik baca buletin trah pugeran, yang sedang makan salat solo yang uenak banget, yang mondar-mandir karena kegerahan, juga seperti biasa ada mas Cip (Kacip/Cipto) membawa jualannya jarik batik. Tempo dulu mas Cip yang ngetop di Jakarta ditahun 70-an ini sekarang setia datang di arisan dan kumpul-kumpul. Beliau nderek Ngarso Dalem Sultan HB X di keraton.

Itu semua warna-warni minggu pon bertempat di ndalem ibu Mamiek (ibu Wantin) jalan Langennastran Kidul, alun-alun Kidul yang dihadiri juga oleh ibu Mugi, ibu Margono, eyang Diro, keluarga ibu Mimiek, mbak Yanti, Retno, Ndari, romo Tuntheng, romo Cuk, mas Awan, mas Totok, mas Soni, ibu Yanti, ibu Suryo, mbak Wiwik, adik Ara, adik Rafif, romo Mentheg, jeng Dewi, ibu Sri, mbak Kus, mbak Teti, ibu Wantoro, ibu Harti dan banyak lagi yang saya belum hapal namanya. (rinang pramito).

Serah Terima Naskah Kuno

Pada tanggal 3 Maret 2009 telah berlangsung serah terima naskah tulisan kuno pada daun lontar temuan almarhum Prof. Dr. Purbotjaroko dan buku-buku karya beliau, dari pihak keluarga  kepada pihak Fakultas Sastra/Budaya UGM. Berita selengkapnya akan dimuat dalam Berita trah Pugeran edisi 003 terbitan yang akan datang.

SAYEMBARA LOGO DIPERPANJANG

Hingga kini sudah ada satu desain Logo Trah Pugeran yang sudah masuk ke meja redaksi. Logo itu didesain oleh Ir. Yulianto Sumalyo suaminya mbak Wid (Ir. Siti Widayatsari Kertonegoro). Memang tidak gampang untuk mendesain Logo ini, ternyata perlu ketenangan, kesabaran dan yang jelas tidak bisa buru-buru. Menyadari hal ini, dan untuk memberi kesempatan kepada peserta lain memasukkan desainnya, maka sayembara ini diperpanjang hingga masuk setidaknya tiga desain. Yang mau memasukkan lebih dari satu desain juga boleh, makin banyak makin baik, sehingga terbuka peluang memilih alternatifnya. Ayo silahkan masukkan desain anda, masih terbuka kesempatan mengikuti sayembara untuk  mendesain Logo Trah Pugeran Jabodetabek.

BERITA KELUARGA

Akan dipindahkan makam Alm. Romo In Gambiranom dari Jakarta pada tanggal 21 Mei 2009 ke Jogjakarta. Upacara pemakaman kembali di pesarehan Kuncen Jogja pada tanggal 22 Mei 2009. Kita iringi doa: Semoga terlaksana dengan baik.

—–

Pada hari Minggu 17 Mei 2009 lalu, telah diadakan PERTEMUAN dan ARISAN Trahpugeran Jabodetabek bertempat di keluarga bapak/ibu Ir.Soediatmo Sastrodipuro, jl. Penjernihan Raya No.25 (BAKMI JAWA) Pejompongan Jakarta Pusat.

Beberapa agenda/saran pada acaranya sbb: tiap kel. dimohon memberikan data no Tel, HP, alamat rumah & kode pos, untuk update data trahpugeran. Pengurus trah yang baru sudah mulai bekerja. Untuk pengurus lama agar menyiapkan laporan keuangan untuk diserah-terimakan kepada pengurus baru. Mohon anggota kel trah mengisi formulir data trah Hamengku Buwono dan Paku Alam dan mengembalikan ke pengurus untuk update data. Bulletin No.002 telah dibagikan dalam acara tsb.

—–

Prof.Dr.Sudikno Mertokusumo,SH dan Keluarga Besar Trahpugeran mengucapkan “SELAMAT BAHAGIA” atas dilangsungkannya pernikahan dr.Arief Wicaksono (putra Bpk.Bambang Kesowo) dengan Junita Puspasari Dewi, SE pada tanggal 25 April 2009 di Jakarta.

IKLAN MINI

Komposter (ember, alat untuk membuat kompos) ukuran 25 liter Rp 65.000,-. Aktivator, 500gram untuk setiap 50kg sampah organik Rp 15.000,-/500g. Hub. ibu Dhani Poeng 0812 1948749.

mas Rendra & ibu Dhani

mas Rendra & ibu Dhani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: